1. Pengertian Bisnis Informatika
Di Jaman yang
modern ini, sulit untuk menghindari dari informasi atau tulisan tentang
teknologi informasi dan Internet. Hal
ini tidak saja terjadi di negara Amerika sana, akan tetapi di Indonesia juga.
Surat kabar dan majalah dipenuhi dengan cerita sukses dan gagal dari individu
atau perusahaan yang merangkul IT dan Internet. Sebelum kita membahas lebih
lanjut, kita akan mencoba menjawab dari pertanyaan berikut, yaitu apa memang
benar “informasi” merupakan sebuah komoditas? Jawaban singkatnya adalah ya.
Sebagai contoh, jika anda mengetahui bahwa besok nilai tukar rupiah akan jatuh
dengan drastis, maka anda akan bergegas ke bank untuk menukarkan rupiah anda
dengan dollar. Demikian pula jika anda mengetahui bahwa akan terjadi sebuah
demonstrasi di daerah tertentu, maka anda akan menghindari daerah tersebut.
Berita atau
informasi manfaat IT dan Internet di bidang bisnis nampaknya sudah sedemikian
banyak sehingga jika dituliskan akan menjadi sebuah buku. Perlu diingat bahwa
IT dapat dijadikan produk atau dapat digunakan sebagai alat (tools). Jadi
sebuah perusahaan dapat menghasilkan produk IT atau dapat menggunakan IT untuk
menghasilkan produk atau layanannya. Untuk yang terakhir ini, IT dijadikan
sebagai tools, bukan sebagai end product.
Adanya Internet mendobrak
batasan ruang dan waktu. Sebuah perusahaan di Indonesia memiliki kesempatan
yang sama untuk mengakses pasar Amerika dibandingkan dengan perusahaan di
Eropa, atau bahkan dengan perusahaan di Amerika. Dahulu hal ini mungkin akan
sulit dilakukan karena perusahaan lokal akan memiliki akses yang lebih mudah
kepada pasar lokalnya. Perlu diingat, hal yang sebaliknya (perusahaan luar
mengakses pasar Indonesia) dapat juga dilakukan dengan mudah. Jika hal ini
tidak mendapat perhatian, maka pasar dalam negeri kita akan dijarah oleh
perusahaan asing.
IT dan Internet
dipercaya menjadi salah satu penopang ekonomi Amerika Serikat. Demikian
percayanya mereka kepada hal ini sehingga pemerintah Amerika sangat
bersungguh-sungguh untuk menjaga dominasi mereka dalam hal ini. Berbagai
inisiatif dilaksanakan oleh pemerintah Amerika Serikat seperti dapat dilihat
pada dokumen-dokumen yang dapat diperoleh di Web site mereka:
“Digital Economy 2000” (diperoleh
dari http://www.ecommerce.gov)
Ekonomi yang
berbasis kepada IT dan Internet ini bahkan memiliki nama sendiri: New Digital
Networked Economy. Dalam ekonomi baru ini banyak kaidah ekonomi lama (old
economy) yang dijungkirbalikkan. Pasar modal seperti NASDAQ yang didominasi
oleh saham perusahaan yang berbasis teknologi ramai diburu dan dimonitor oleh
pelaku bisnis. Saham-saham perusahaan teknologi, terutama yang berbasis IT dan
Internet, dicari-cari oleh orang meskipun perusahaan tersebut masih dalam
keadaan merugi. Ini berbeda dengan kaidah old economy. Apakah ini sehat atau
tidak, banyak sudah kajian tentang hal ini. Ada yang mengatakannya sebagai
bubble economy. Point yang ingin disampaikan adalah ini ekonomi baru yang mesti
kita simak dan kaji dengan seksama.
Di dalam industri software telah
terjadi sebuah perubahan filosofi. Source code program yang semula dijaga
kerahasiaannya sekarang dibuka dan dapat dibaca oleh siapa saja. Bagaimana
perusahaan bisa menjual produk softwarenya? Perubahan filosofi ini dituangkan
dalam sebuah model yang disebut model “Bazaar” dengan implementasi yang disebut
“open source”. Contoh keberhasilan pendekatan ini adalah adanya operating
system Linux yang gratis dan perusahaan Redhat yang mengkomersialkan produk
Linux tersebut.
Hilangnya batasan ruang dan waktu
dengan adanya Internet membuka peluang baru untuk melakukan pekerjaan dari
jarak jauh. Istilah teleworker atau teleworking mulai muncul. Seorang pekerja
dapat melakukan pekerjaannya dari rumah tanpa perlu pusing dengan masalah
lalulintas. Kesemua hal di atas menunjukkan adanya peluang-peluang baru di
dalam bisnis dengan adanya IT dan Internet.
Di Indonesia ada berbagai
inisiatif untuk menumbuhkan bisnis dan industri IT & Internet seperti
program Nusantara 21, program Telematikan Indonesia, dan program Bandung
High-Tech Valley (BHTV). Kesemuanya ini diharapkan dapat memacu Indonesia
sehingga tidak tertinggal di dalam dunia IT dan Internet.
1.1 Pengertian SDM (Sumber Daya Manusia)
Dalam sebuah perusahaan, dibutuhkankanlah SDM untuk
mendukung kinerja dari perusahaan tersebut. Pengertian Sumber Daya Manusia itu
sendiri adalah sebagai berikut :
•Sumber Daya Manusia(SDM) adalah manusia yang bekerja di
lingkungan suatu organisasi (disebut juga personil, tenaga kerja, pekerja atau
karyawan).
•Sumber Daya Manusia adalah potensi manusiawi sebagai
penggerak organisasi dalamme wujudkan eksistensinya.
•Sumber Daya Manusia(SDM)
adalah potensi yang merupakan asset dan berfungsi sebagai modal (non
material/non finansial) didalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan
menjadi potensinyata(real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan
eksistensi organisasi. Dibawah ini adalah cara perekrutan tenaga kerja untuk
Pegawai PT PLN (Persero)
2. Cara Perekrutan Pegawai PT PLN
(PERSERO)
TINGKAT S1/D4 – D3
TAHUN 2012
DAILY ONLINE APPLICATION PERIODE 4
PENEMPATAN DI INDONESIA TENGAH DAN TIMUR
( KALIMANTAN, SULAWESI, NUSA TENGGARA, PAPUA)
PT PLN (Persero)
dengan visi diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh-kembang,
unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani, membuka kesempatan kepada putra terbaik
Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama menjadi Pegawai PT PLN
(Persero) melalui program Rekrutmen Pegawai PT PLN (Persero) Tingkat S1/D4 – D3
tahun 2012. Untuk memudahkan peserta, seleksi akan dilakukan pada hari Sabtu
atau Minggu di 3 (tiga) kota besar yakni Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya.
Peserta
rekrutmen yang lolos seleksi penerimaan akan dididik untuk menempati posisi
sesuai dengan kompetensinya dan ditempatkan di seluruh Unit dan Wilayah Kerja
PT PLN (Persero).
Proses Rekrutmen Pegawai PT PLN
(Persero) menggunakan sistem gugur, meliputi tahapan :
1. Pendaftaran melalui Registrasi Online
2. Verifikasi Dokumen
3. Seleksi
4. Diklat Prajabatan
Seleksi meliputi :
a. General Aptitude Test (GAT).
b. Tes Akademis dan Bahasa Inggris.
c. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok.
d. Tes Kesehatan.
e. Wawancara.
Peserta yang
lolos seleksi akan dipanggil untuk mengikuti Diklat Prajabatan, dan apabila
lulus akan diangkat sebagai Pegawai PT PLN (Persero) dan ditempatkan pada
posisi jabatan yang dilamar di seluruh Unit dan Wilayah Kerja PT PLN (Persero).
2.1 PERSYARATAN
2.1.1 UMUM
a. Seleksi
penerimaan dilaksanakan di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya. Peserta dapat
memilih sendiri tempat seleksi yang diinginkannya;
b. Jenis
Kelamin Laki-laki;
c. Status
belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani Diklat Prajabatan;
d. Batas
Usia :
e. S1/D4 : Kelahiran 1985 dan sesudahnya;
f.
D3 :
Kelahiran 1987 dan sesudahnya.
g. Bidang
Studi sesuai dengan jabatan yang dilamar;
h. IPK
> 2,75 untuk Teknik;
i.
IPK > 3,00 untuk Non Teknik;
j.
Satu pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu)
kode jabatan saja sesuai bidang studi yang dimiliki;
k. Pelamar
setingkat S1/D4 tidak boleh memilih jabatan setingkat D3 (down grade);
l.
Sehat jasmani dan rohani untuk melaksanakan
tugas pekerjaan di PT PLN (Persero) di seluruh Indonesia;
m. Tidak
dipungut biaya apapun untuk mengikuti seleksi dan Diklat Prajabatan yang
diselenggarakan oleh PT PLN (Persero);
n. Semua
pengumuman/panggilan yang berkaitan dengan rekrutmen ini menggunakan website PT
PLN (Persero). Pelamar wajib memantau secara terus menerus pengumuman yang akan
ditayangkan di website PT PLN (Persero);
o. Tidak
ada korespondensi berkaitan dengan rekrutmen ini;
p. Keputusan
Panitia tidak dapat diganggu gugat.
2.1.2 JABATAN DAN BIDANG STUDI YANG
DIPERLUKAN.
2.1.3 PROSES DAN
PROSEDUR LAMARAN
- Lakukan registrasi lamaran dengan membuat
account baru terlebih dahulu. Link aktivasi untuk login akan dikirimkan oleh
sistem ke alamat email anda. Lakukan pengaktifkan account anda dengan mengklik
link tersebut sebelum anda memasukan data diri.
- Kesalahan pengisian sehingga mengakibatkan
pelamar tidak lolos pada tahap input data menjadi tanggung jawab masing-masing
pelamar dan pelamar tidak berhak untuk mengikuti tahap berikutnya.
- Tombol Simpan Data digunakan untuk menyimpan
data anda sementara. Anda diperbolehkan mengisi atau merubah data anda sebanyak
3 kalidengan mengklik tombol Simpan Data. Apabila anda sudah yakin akan data
yang diisi, anda dapat klik tombol Daftar. Data yang akan diproses hanya
peserta yang telah mengklik tombol daftar.
- Setelah tombol Daftar di klik, akan muncul
halaman untuk mencetak kelengkapan berkas lamaran bagi pelamar yang dinyatakan
lolos. Berkas ini diperlukan pada tahap selanjutnya (Verifikasi Dokumen). Pelamar yang tidak lolos/gugur tidak bisa
melanjutkan ke tahap berikutnya.Cetak kelengkapan berkas lamaran tersebut,
yaitu:
1
Surat Lamaran.
2
Daftar Riwayat Hidup.
3 Surat Pernyataan tentang bersedia ditempatkan di
Unit dan Wilayah Kerja PT PLN (Persero) di seluruh Indonesia dan tidak terlibat
penyalahgunaan narkoba.
- Isi dan tanda tangani seluruh berkas lamaran
tersebut di atas. Khusus untuk Surat Pernyataan, agar ditandatangani di atas
materai Rp. 6.000,00.
- Lengkapi berkas lamaran dengan seluruh dokumen
pendukung yang dipersyaratkan, yaitu:
- Surat Keterangan sehat dan tidak buta warna;
- Foto kopi akte/surat kelahiran yang
dilegalisasi;
- Foto kopi ijazah terakhir atau surat keterangan
lulus yang dilegalisasi;
- Foto kopi transkrip nilai yang dilegalisasi;
- Foto kopi KTP yang masih berlaku;
- Pasfoto berwarna terbaru ukuran 4X6 sebanyak 3
(tiga) lembar; Jika dokumen tidak dilegalisasi maka pada saat penyerahan agar
menunjukkan dokumen yang asli
h. Masukkan semua berkas lamaran dan dokumen
pendukung ke dalam satu map untuk diserahkan pada saat verifikasi dokumen. Waktu dan tempat verifikasi dokumen akan
diberitahukan sewaktu-waktu melalui e-mail atau melalui website PT PLN
(Persero).
i. Apabila pada saat verifikasi dokumen ada
ketidaksesuaian antara dokumen dan data pelamar yang diisikan pada formulir
Registrasi Online, maka pendaftar dinyatakan tidak lolos atau gugur. Pelamar yang tidak lolos seleksi Registrasi
Online, tidak perlu menyerahkan dokumen untuk verifikasi.
2.1.4 PERSIAPAN
SEBELUM MENGAJUKAN LAMARAN
Untuk menghemat waktu akses dan
mengurangi kesalahan data pada saat pelamar mengisi formulir di Registrasi
Online, pelamar dihimbau untuk mempersiapkan seluruh data dan dokumen pendukung
yang diperlukan. Pelamar dapat juga memasukkan file scan pas foto dengan besar
file maksimal 200 Kb. Pelamar wajib mempunyai email.
2.1.5 LAIN – LAIN.
- Seleksi
bersifat nasional untuk seluruh lokasi tes, dilaksanakan dengan metoda dan
ketentuan / persyaratan yang sama.
- Pelamar
yang sudah pernah mengirimkan lamaran sebelumnya dinyatakan tidak berlaku dan
diwajibkan mengajukan kembali sesuai ketentuan di atas.
- Surat
lamaran yang telah dikirim/diterima tidak dapat ditarik kembali.
- Prioritas pemanggilan peserta disesuaikan dengan
kebutuhan PT PLN (Persero). Informasi lebih lanjut klik disini
http://rekrutmen.pln.co.id/
3. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR)
3.1. Rangkuman tentang
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( CSR )
Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau
Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya
perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan,
pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional
perusahaan.
Konsep tanggung jawab sosial
perusahaan atau corporate social responsibiliy (CSR), muncul sebagai akibat
adanya kenyataan bahwa pada dasarnya karakter alami dari setiap perusahaan
adalah mencari keuntungan semaksimal mungkin tanpa memperdulikan kesejahteraan
karyawan, masyarakat dan lingkungan alam. Seiring dengan dengan meningkatnya
kesadaran dan kepekaan dari stakeholder perusahaan maka konsep tanggung jawab
sosial muncul dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kelangsungan
hidup perusahaan di masa yang akan datang.
Hal ini mengharuskan perusahaan untuk
membuat keseimbangan antara kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal
dengan kepentingan pemegang saham, yang merupakan salah satu pemangku
kepentingan internal dan CSR merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia
usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan
ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersamaan dengan
peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya.
VISI
Terwujudnya keharmonisan hubungan PT PLN (Persero) dengan
masyarakat sehingga akan menunjang keberhasilan kegiatan PT PLN (Persero) dalam
menyediakan tenaga listrik bagi masyarakat.
MISI
· Membantu
pengembangan kemampuan masyarakat agar dapat berperan dalam pembangunan. Berperan
aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan jalan program
Community Empowering. Berperan
aktif dalam mencerdaskan masyarakat melalui pendidikan. Berperan
aktif dalam mendorong tersedianya tenaga listrik untuk meningkatkan kualitas
hidup dengan jalan penggunaan listrik pada siang hari untuk Industri Rumah
Tangga dan pengembangan desa mandiri energi. Berperan
aktif dalam menjaga kesinambungan lingkungan melalui pelestarian alam
3.1.1 PERLINDUNGAN
TERHADAP PELANGGAN
Dalam kondisi keterbatasan keuangan,
PT PLN (Persero) tetap berupaya memberikan perlindungan terhadap Pelanggan
dengan melaksanakan prioritas layanan kepada masyarakat. PT PLN (Persero)
selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan listrik calon pelanggan mulai dari
kelas rumah tangga, usaha atau bisnis,industri dan umum.
Peningkatan kualitas layanan yang dimaksud, antara lain:
- Peningkatan mutu produk berupa keandalan pasokan
listrik, tegangan dan frekuensi listrik sesuai dengan standar yang ditetapkan
termasuk kecukupan pasokan listrik.
- Peningkatan akurasi pencatatan meter pemakaian listrik
kWh, kVARh.
- Peningkatan mutu layanan di mana seluruh jajaran
karyawan PT PLN (Persero) memperlakukan pelanggan sebagai mitra bisnis.
3.1.2 Program Kemitraan
BUMN dengan Usaha kecil dan Bina Lingkungan
Meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperluas
lapangan kerja dengan mengimplementasikan praktik GCG guna memposisikan
perusahaan yangmemiliki makna keberadaan di masyarakat (lingkungan) yang pada
akhirnya dapat meningkatkan citraperusahaan. Tujuan Pelaksanaan Program Bina Lingkungan (PBL)/ program
Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L):
- Untuk meningkatkan citra PT PLN (Persero) dan untuk
mendapatkan dukungan keberadaan PLN.
- Untuk meningkatkan kesejahteraan serta melakukan
penyuluhan agar masyarakat sekitar instalasi PLN ikut mengamankan dan merasa
memiliki instalasi tersebut.
3.1.3 PROGRAM KEMITRAAN
(PK)
Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil selanjutnya
disebut PK adalah Program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi
tangguh dan mandiri. Adapun dana PK bersumber dari:
- Penyisihan laba setelah pajak sebesar 1% sampai dengan
3%.
- Hasil bunga pinjaman, bunga deposito dan atau jasa
giro dari dana Program Kemitraan setelah dikurangi beban operasional.
- Pelimpahan dana Program Kemitraan dari BUMN lain, jika
ada. Program Kemitraan merupakan bentuk tanggung jawab sosial
perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Dari PT PLN (Persero) terhadap Mitra Binaan/Masyarakat
berupa penyediaan tenaga listrik di area sekitar kegiatan Perusahaan serta mempunyai obyek Mitra Binaan yaitu Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UKM). Pada tahun 2008, jumlah mitra binaan adalah 26.775 dengan
total penyaluran sebesar Rp 227.113.034.078
3.1.4 PROGRAM BINA
LINGKUNGAN
Diberikan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di
wilayah usaha PLN dalam bentuk kegiatan berupa Community Relation, Community
Service, Community Empowerment serta bantuan pelestarian alam. Jenis kegiatan program bina lingkungan adalah sebagai
berikut:
- Community Relations: adalah kegiatan-kegiatan
menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada
Para Pihak yang terkait (pemangku kepentingan)
- Community Services : adalah program bantuan yang
diberikan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. Dana Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan untuk
tahun 2008 sebesar Rp 45.000.000.000,-
3.2 LINGKUNGAN HIDUP
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya PT PLN (Persero)
selalu berusaha untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan
perundang-undangan di bidang lingkungan hidup. Program kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan PLN
di bidang lingkungan hidup, antara lain:
- Melaksanakan kebijakan umum perusahaan bidang
lingkungan hidup.
- Mengikuti program peduli lingkungan global/pelaksanaan
Clean Development Mechanism (CDM).
- Melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang
pengelolaan lingkungan hidup. Sebanyak 34 unit PLN tersebar diseluruh Indonesia telah
mendapat sertifikat ISO 14001 dan sebanyak 12 Unit telah mendapat sertifikat
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3).
Sumber :